1. Zat gizi makanan
Makanan dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, bahan pembangun (pertumbuhan dan perbaikan), serta pengatur proses tubuh. Zat gizi dibagi menjadi dua kelompok besar.
Zat gizi makro
- Karbohidrat — sumber energi utama. Satu gram menghasilkan sekitar 4 kkal. Bentuk sederhana: glukosa, fruktosa, sukrosa. Bentuk kompleks: amilum, glikogen, selulosa.
- Protein — bahan pembangun sel dan enzim. Satu gram sekitar 4 kkal. Tersusun dari asam amino; asam amino esensial harus diperoleh dari makanan.
- Lemak — cadangan energi dan pelarut vitamin A, D, E, K. Satu gram sekitar 9 kkal.
Zat gizi mikro
- Vitamin — tidak menghasilkan energi, tetapi diperlukan untuk reaksi metabolisme. Vitamin larut lemak: A, D, E, K. Vitamin larut air: B dan C.
- Mineral — kalsium dan fosfor untuk tulang, besi untuk hemoglobin, yodium untuk hormon tiroid, natrium dan kalium untuk keseimbangan cairan.
- Air — pelarut dan pengangkut zat, serta pengatur suhu tubuh.
Perlu diingat: selulosa tidak dapat dicerna manusia karena tidak memiliki enzim selulase. Serat ini tetap penting untuk memperlancar gerak usus dan mencegah sembelit.
Uji zat makanan
| Zat | Reagen | Hasil positif |
|---|---|---|
| Amilum | Lugol / iodium | Biru kehitaman |
| Glukosa (gula pereduksi) | Benedict / Fehling, dipanaskan | Endapan merah bata |
| Protein | Biuret | Ungu / violet |
| Lemak | Kertas buram | Bekas transparan |
2. Organ pencernaan
Pencernaan adalah proses memecah makanan menjadi molekul kecil yang bisa diserap. Ada dua jenis: mekanik (pengunyahan, pengadukan) dan kimiawi (bantuan enzim).
Saluran pencernaan
- Mulut — gigi mengunyah (mekanik), ludah mengandung enzim ptialin/amilase yang mengubah amilum menjadi maltosa.
- Kerongkongan (esofagus) — mendorong makanan dengan gerak peristaltik, tidak terjadi pencernaan kimiawi.
- Lambung — dinding menghasilkan HCl dan pepsinogen. HCl membunuh kuman dan mengaktifkan pepsin untuk memecah protein menjadi pepton.
- Usus halus — tempat utama pencernaan dan penyerapan. Terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum. Permukaannya penuh jonjot (vili) untuk memperluas bidang penyerapan.
- Usus besar — menyerap air dan garam, membusukkan sisa makanan dengan bantuan bakteri Escherichia coli, lalu membentuk feses.
- Rektum dan anus — tempat penyimpanan dan pengeluaran feses (defekasi).
Kelenjar pencernaan
- Hati — menghasilkan empedu, yang mengemulsikan lemak (bukan enzim).
- Pankreas — menghasilkan amilase, lipase, dan tripsin.
- Kelenjar ludah — ptialin/amilase dan lisozim.
- Dinding lambung dan usus — pepsin, renin, HCl, serta berbagai enzim usus.
3. Enzim dan tempat bekerjanya
| Enzim | Dihasilkan | Fungsi |
|---|---|---|
| Ptialin (amilase ludah) | Mulut | Amilum → maltosa |
| Pepsin | Lambung | Protein → pepton |
| Renin | Lambung (anak) | Kaseinogen → kasein |
| HCl | Lambung | Membunuh kuman, mengaktifkan pepsin |
| Tripsin | Pankreas | Pepton → asam amino |
| Amilase pankreas | Pankreas | Amilum → maltosa |
| Lipase | Pankreas | Lemak → asam lemak + gliserol |
| Enterokinase | Usus halus | Mengaktifkan tripsinogen |
| Maltase, sukrase, laktase | Usus halus | Disakarida → monosakarida |
4. Gangguan pada sistem pencernaan
- Gastritis — peradangan dinding lambung, sering karena pola makan tidak teratur.
- Ulkus (tukak lambung) — luka pada dinding lambung akibat produksi HCl berlebih.
- Diare — infeksi usus membuat penyerapan air terganggu; berisiko dehidrasi.
- Sembelit (konstipasi) — kurang serat dan air, gerak usus melambat.
- Hepatitis — peradangan hati, umumnya karena infeksi virus.
- Batu empedu — endapan kolesterol yang menyumbat saluran empedu.
- Karies gigi — kerusakan email gigi oleh asam dari sisa makanan manis.
5. Latihan singkat
- Jelaskan mengapa amilum yang sudah dikunyah terasa manis jika dibiarkan beberapa saat.
- Sebutkan dua enzim yang bekerja di lambung beserta fungsinya.
- Mengapa empedu tidak disebut sebagai enzim? Jelaskan perannya pada pencernaan lemak.
- Sebutkan tiga gangguan pencernaan dan cara pencegahannya.
6. Handout halaman asli
Berikut halaman-halaman handout dalam bentuk gambar. Gambar bergerak pelan saat kamu scroll, jadi halaman tetap terasa hidup tanpa perlu membuka PDF.
Handout: versi cetak materi ini bisa diunduh di tautan PDF berikut.